Mataram Siapkan Tarif Parkir Khusus di Kawasan Wisata
Catatan redaksi: Artikel ini disusun dengan bantuan AI berdasarkan sumber yang tercantum di bagian akhir, lalu diterbitkan oleh Redaksi Paket Lombok Wisata. Informasi dapat berubah; periksa sumber asli dan konfirmasi detail perjalanan sebelum berangkat.
Menurut laporan ANTARA NTB, Dishub Kota Mataram menyiapkan konsep tarif khusus dan tarif progresif untuk parkir di sejumlah kawasan wisata dan RTH, dengan enam titik uji coba yang sudah disebutkan.
Rencana tarif baru untuk parkir wisata
Menurut laporan ANTARA NTB, Dinas Perhubungan Kota Mataram menyiapkan konsep tarif khusus dan tarif progresif untuk layanan parkir di sejumlah kawasan objek wisata dan ruang terbuka hijau di kota itu. Kepala UPTD Perparkiran Dishub Kota Mataram, Lalu Muhammad Sopandi, menyampaikan pada Selasa, 20 Oktober 2026, bahwa usulan ini muncul dari evaluasi durasi parkir di lokasi wisata yang umumnya lebih lama dibanding parkir biasa.
Dalam penjelasannya, Sopandi menyebut tarif dasar flat yang selama ini berlaku, yakni Rp1.000 untuk sepeda motor dan Rp2.000 untuk mobil, dinilai tidak lagi rasional untuk kawasan wisata dan RTH. Ia menyampaikan rencana tarif khusus menjadi Rp2.000 untuk motor dan Rp3.000 untuk mobil, serta membuka kajian tarif progresif yang menyesuaikan lama parkir.
Enam titik uji coba dan skema pengelolaan
Dishub Mataram merencanakan uji coba di enam titik, yaitu Taman Loang Baloq, RTH Pagutan, Teras Udayana, Pantai Ampenan, Taman Selagalas, dan Lapangan Taman Sangkareang. Sopandi juga menjelaskan bahwa sistem progresif diharapkan mendorong pengelola kawasan ikut berinvestasi pada fasilitas penunjang, seperti pelataran parkir, rambu masuk-keluar, serta pembayaran digital dengan portal barrier dan mesin struk otomatis.
Terkait potensi tumpang tindih antara biaya masuk wisata yang dikelola Dinas Pariwisata dan retribusi parkir oleh Dishub, ia mengatakan sudah ada koordinasi dengan Dispar. Salah satu opsi yang ditawarkan adalah pengelolaan parkir dan tarif masuk secara terintegrasi dalam satu sistem struk, lalu biaya masuk dipisahkan dari retribusi parkir.
Catatan singkat untuk kamu
Jika kamu sedang menyiapkan perjalanan, sebaiknya konfirmasi dulu apakah skema tarif ini sudah mulai diuji coba, lokasi mana saja yang masuk ketentuan, serta bagaimana pembagian biaya masuk dan parkir di lapangan. Untuk perbandingan penawaran, cek juga isi paket tour Lombok, paket wisata Lombok, atau paket liburan Lombok yang kamu pertimbangkan agar rincian biayanya jelas sebelum berangkat.


